Sentimen yang variatif berpeluang membuat IHSG bergerak mixed
Indeks di Wall Street ditutup mixed pada Rabu (12/8).
Pergerakan indeks dipengaruhi oleh data inflasi dan situasi konflik di Timur Tengah.
Inflasi CPI AS melambat menjadi 3.4% YoY di Juli 2026, sesuai estimasi (12/8).
CME FedWatch menunjukkan peluang FOMC mempertahankan suku bunga pada bulan September meningkat menjadi 62% dari 54%.
Rebalancing indeks MSCI mengeluarkan beberapa saham Indonesia.
Investor nantikan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo untuk menyampaikan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada Jumat (14/8).
Harga minyak mentah menguat terbatas (12/8).
U.S. 10-year Bond Yield naik kurang dari 1 bps di level 4.69% (12/8).
Harga emas spot naik 1% di level US$4,409/troy oz (12/8).
IHSG berpotensi menguji level 6,400, namun sentimen yang variatif berpeluang membuat indeks bergerak mixed.
Top picks (13/8): PTRO, TPIA, BRPT, BMRI dan BBCA.
By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –