Investment Banking and Advisory
Kami memberikan layanan investasi perbankan terbaik yang dapat menyesuaikan kebutuhan Anda.
Riset Korporasi dan Institusi
Isu debt crisis di sektor properti Tiongkok mungkin membayangi IHSG
>Indeks-indeks Wall Street menguat di Senin (29/1).
>Penguatan didorong oleh antisilasi srangkaian rilis laporan keuangan Q4-2023 oleh perusahaan teknologi besar dan antisipasi FOMC the Fed.
>Pasar memang tidak berekspektasi the Fed akan memangkas sukubunga acuan dalam FOMC pekan ini, tapi pasar berharap terhadap petunjuk yang lebih jelas mengenai timeframe pemangkasan pada tahun ini.
>Pengadilan Hong Kong memerintahkan likuidasi salah satu developer properti di Tiongkok, China Evergrande (29/1).
>Bank sentral Tiongkok nampaknya juga telah mengantisipasi kondisi ini melalui stimulus moneter pada pekan lalu.
>Cadangan devisa Tiongkok juga jauh lebih besar dibanding nilai utang yang default dari China Evergrande.
>Secara teknikal, IHSG berpeluang rebound lanjutan ke kisaran 7175-7200 (30/1).
Baca Laporan
IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang 7175-7330
Tiga indeks utama Wall Street membukukan penguatan mingguan kelima berturut-turut pada perdagangan Jumat (9/2).
Tiongkok membukukan kenaikan deflasi ke 0.8% yoy di Januari 2024 dari 0.3% yoy di Desember 2023.
Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa konsumsi domestik Tiongkok masih tertekan di Januari 2024.
Akan tetapi, indikasi pemulihan terlihat dari kenaikan New Yuan Loans ke CNY4.92 triliun di Januari 2024 dari CNY1.17 triliun di Desember 2023.
AS dijadwalkan rilis data inflasi dan penjualan ritel.
Inggris dijadwalkan rilis data pengangguran dan Inflasi.
Data indeks sentimen ekonomi di Eropa dijadwalkan rilis tengah pekan ini.
Euro Area dan Jepang akan merilis data pertumbuhan ekonomi Q4-2023 di pekan ini.
IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang 7175-7330 merespon data-data ekonomi yang rilis pada pekan ini.
Pasar mungkin merespon hasil quick count Pilpres di 14 Februari 2024.
Baca Laporan