Meningkatnya intensitas konflik tingkatkan dampak terhadap inflasi dan ekonomi
Indeks di Wall Street ditutup melemah pada Selasa (3/3).
Perang yang meluas di Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Guncangan inflasi akibat konflik tersebut merupakan poin utama yang menjadi perhatian investor.
Risiko lainnya adalah apakah hal ini dapat meluas menjadi konflik yang lebih besar.
AS akan memberikan asuransi kepada kapal tanker di Teluk Persia untuk melancarkan lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz.
Kementerian ESDM menetapkan target produksi bijih nikel 2026 sebesar 209.08 juta ton, lebih rendah dibandingkan RKAB 2026 sebesar 260–270 juta ton.
U.S. 10-year Bond Yield naik lebih dari 1 bps ke level 4.063%.
Harga emas spot melemah 3.3% di level US$5,150/troy oz (3/3).
Jika support IHSG di 7860 tertembus, diperkirakan akan menguji support berikutnya di 7700-7800.
Top picks (4/3): JPFA, ISAT, HUMI, SIDO dan TAPG.
By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –