IHSG masih berpotensi menguat namun waspadai potensi profit taking
Indeks di Wall Street ditutup melemah pada Senin (20/7).
Kenaikan harga minyak mentah menjadi faktor negatif.
Jika harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama akan meningkatkan potensi kenaikan suku bunga the Fed.
PBoC mempertahankan suku bunga pinjaman pada level 3% untuk tenor 1 tahun dan 3.5% untuk tenor 5 tahun (20/7).
Tingkat pengangguran di Inggris diperkirakan naik di level 5% pada Mei 2026 (21/7).
Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru di Indonesia mencapai 93.08% pada 2Q26 (20/7).
Harga minyak menguat sekitar 1% (20/7).
U.S. 10-year Bond Yield naik lebih dari 5 bps ke level 4.594% (20/7).
Harga emas spot melemah 0.2% di level US$4,006/troy oz (20/7).
Diperkirakan IHSG berpotensi uji level resistance di 6,250-6,300, namun waspadai potensi profit taking.
Top picks (21/7): DSSA, EMTK, IMPC, HMSP dan ELSA.
By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –