Harga emas kembali bergerak menguat karena permintaan safe haven

Indeks di Wall Street ditutup melemah cukup signifikan pada Senin (23/2).

Perkembangan kebijakan tarif Presiden Trump menimbulkan ketidakpastian.

Saham-saham software di AS kembali melemah (23/2).

Data Money Supply M2 di Indonesia meningkat 10% YoY pada Januari 2026, berakselerasi dari 9.6% YoY di Desember 2025 (23/2).

Realisasi belanja negara mencapai Rp 227.3 triliun per 31 Januari 2026 atau tumbuh  sebesar 25.7% YoY.

U.S. 10-year Bond Yield turun lebih dari 5 bps ke level 4.031%.

Harga emas spot menguat 2% ke level US$5,206/troy oz (23/2).

Diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 8450-8500.

Top picks (24/2): BBRI, BRPT, UNVR, ESSA dan TINS.

By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –

Download Download Download Download