IHSG berpotensi melemah di tengah kenaikan harga minyak dan bunga
Indeks di Wall Street ditutup melemah pada Kamis (10/9).
Kenaikan harga minyak dan yield US-Treasury menimbulkan kecemasan akan dampak terhadap ekonomi.
Indeks PPI naik 5.4% YoY pada Agustus 2026 dari 4.8% YoY (10/9).
ECB menaikkan suku bunga sebesar 25 bps (10/9).
Penjualan ritel di Indonesia naik 1.1% YoY pada Juli 2026 (10/9).
Defisit APBN mencapai Rp235.6 triliun atau sekitar 0.91% dari PDB pada Juli 2026.
Harga minyak mentah ditutup menguat lebih dari 6% (10/9), akibat kekhawatiran akan perang yang berkepanjangan.
U.S. 10-year Bond Yield menguat 11 bps di level 4.954% (10/9).
Harga emas spot ditutup melemah 0.9% di level US$4,359/troy oz (10/9).
Diperkirakan IHSG akan menguji level MA20 di 6,525, dengan potensi jika break akan uji level support selanjutnya di 6,400-6,460.
Top picks (11/9): MAPI, MNCN, MYOR, ASII dan ADRO.
By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –