Investor menantikan sejumlah data ekonomi domestik
Indeks di Wall Street ditutup melemah pada Senin (31/8).
Koreksi indeks akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran dan dampaknya.
Data jobs openings AS diperkirakan di level 7.3 juta pada Juli 2026 dari 7.36 juta pada Juni 2026 (1/9).
Indeks PMI Manufaktur resmi NBS Tiongkok naik pada level 49.8 di Agustus 2026 (31/8).
Inflasi Indonesia diperkirakan menjadi 3.13% YoY di Agustus 2026 dari 2.88% YoY di Juli 2026 (1/9).
Neraca perdagangan diperkirakan defisit US$0.3 miliar di Juli 2026 (1/9).
Indeks PMI Manufacturing diestimasikan pada level 50.5 di Agustus 2026 dari 50.2 (1/9).
Harga minyak ditutup menguat lebih dari 2% (31/8).
U.S. 10-year Bond Yield naik 2 bps di level 4.75% (31/8).
Harga emas spot ditutup melemah 0.5% di level US$4,431/troy oz (31/8).
Diperkirakan IHSG berkonsolidasi pada kisaran level 6,450-6,570 pada perdagangan Selasa (1/9).
Top picks (1/9): JSMR, GGRM, BULL, ELSA, ESSA dan TLKM.
By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –