IHSG berpotensi uji level 7900 jika breaklow 8000
Indeks di Wall Street ditutup variatif pada Senin (2/3).
Indeks rebound setelah melemah di awal sesi didorong oleh penguatan pada saham energi dan teknologi.
Presiden Trump memperkirakan waktu yang diperlukan sekitar 4-5 pekan untuk menyelesaikan operasi serangan ke Iran.
Investor akan mulai khawatir dengan potensi inflasi dan kebijakan moneter bank sentral jika perang berlangsung lama.
Inflasi meningkat 0.68% MoM di Februari 2026 dari deflasi 0.15% MoM pada Januari 2026 (2/3).
Surplus neraca perdagangan turun menjadi US$0.95 miliar di Januari 2026 dari US$3.49 miliar (2/3).
Manufacturing PMI Indonesia naik di level 53.8 pada Februari 2026 dari 52.6 (2/3).
U.S. 10-year Bond Yield naik 8 bps ke level 4.044%.
Harga emas spot menguat 0.4% di level US$5,296/troy oz.
Jika IHSG breaklow level 8000, diperkirakan berpotensi menguji level support berikutnya di 7860-7900.
Top picks (3/3): ANTM, ESSA, PTBA, LSIP dan INDY.
By PHINTRACO SEKURITAS | Research
– Disclaimer On –