Perbaikan data ekspor dapat meredam potensi aksi jual di awal pekan

22 Apr 2024
Nasdaq menutup pekan lalu dengan pelemahan lebih dari 2% (19/4). Pelemahan kembali dipicu oleh aksi jual pada saham-saham technology. The Fed diyakini menahan sukubunga acuan hingga September 2024 seiring dengan peningkatan konflik geopolitik di Timur Tengah. Israel dilaporkan melakukan aksi balasan pada Jumat (19/4). Realisasi FDI di China mengalami pelemahan signifikan sejak Juni 2023 hingga Maret 2024 dan berada di level terendah dalam 30 tahun. Peluang downside pada IHSG masih terbuka di kisaran 7035 atau di MA200 pada Senin (22/4) atau di awal pekan ini. NPI Indonesia diperkirakan membaik di Maret 2024 sejalan dengan kenaikan harga komoditas dan realisasi pertumbuhan ekonomi Tiongkok di atas ekspektasi di Q1-2024. Top picks : MDKA, ANTM, INCO, ELSA, JSMR, dan SIDO.
Baca Laporan

IHSG berpeluang kembali ke atas level psikologis 7300

01 Apr 2024
IHSG berpeluang kembali ke atas level psikologis 7300 dan potensi kembali ke area konsolidasi 7300-7380 di pekan ini. AS mencatatkan realisasi pertumbuhan ekonomi di 3.4% qoq di Q4-2023 yang lebih baik dari perkiraan (3.2% qoq). Data ekonomi mixed dari Jepang juga berpeluang meredam capital outflow. Tingkat pengangguran Jepang naik ke 2.6% di Februari 2024 dari 2.4% di Januari 2024. Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi data indeks manufaktur Maret 2023 dan inflasi Maret 2024. Inflasi diyakini masih berada di bawah pivot asumsi APBN 2024 di 3% yoy. Kondisi ini jadi modal baik jelang libur panjang Idul Fitri yang umumnya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.
Baca Laporan

Komitmen the Fed direspon positif, IHSG berpeluang uji resistance ke 7400 di pekan ini

25 Mar 2024
Indeks-indeks Wall Street membukukan penguatan mingguan terbaik sejak Desember 2023. Komitmen the Fed untuk memangkas sukubunga acuan sebanyak 3 kali hingga 75 bps di 2024 direspon positif oleh pasar. U.S. Durable Goods Order diperkirakan pulih sebesar 1% mom di Februari 2024 setelah mengalami penurunan signifikan di Januari 2024 hingga -6.1% mom. Pasar diperkirakan mengantisipasi penjelasan BoJ (25/3) pasca kenaikan sukubunga acuan untuk pertama kalinya dalam 17 tahun. IHSG ditutup menguat di level 7350 pada perdagangan Jumat (22/3), yang menandai terjaganya momen bullish. IHSG berpeluang uji resistance ke 7400 di pekan ini.
Baca Laporan

IHSG diyakini masih berada dalam bullish trend

18 Mar 2024
Indeks-indeks Wall Street melemah di Jumat (15/3). Pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran laju penurunan inflasi yang tidak sesuai ekspektasi, sehingga berpotensi merubah ekspektasi pemangkasan the Fed Rate. FOMC the Fed terdekat dijadwalkan pada 21 Maret 2024. Neraca Perdagangan Indonesia di Februari 2024 mengalami penurunan signifikan menjadi $0.87 miliar dari yang sebelumnya sebesar $2.01 miliar. Pasar mengantisipasi data Retail Sales Januari - Februari 2024 di Tiongkok yang diperkirakan akan tumbuh 5.2% YoY dari yang sebelumnya 7.4% di Desember 2023. IHSG diperkirakan bergerak dalam resistance 7400 dan support 7300 pada pekan ini.
Baca Laporan

Belum ada sentimen utama yang dapat menjadi mover IHSG

04 Mar 2024
Nasdaq ditutup pada level tertinggi di Jumat (1/3). U.S. ISM Manufacturing PMI turun signifikan ke 47.8 di Februari 2024 dari 49.1 di Januari 2024. Michigan consumer sentiment final juga turun signifikan ke 76.9 di Februari 2024 dari 79 di Januari 2024. Kondisi ini membangun spekulasi bahwa the Fed berpeluang memangkas sukubunga acuan lebih awal. Pemerintah Indonesia menutuskan tidak menaikan tarif listri hingga Juni 2024. Kebijakan ini akan menjaga stabilitas inflasi untuk beberapa bulan kedepan. IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7250-7350 sepekan kedepan. Dari eksternal, pasar mengantisipasi pidato presiden ECB dan Kepala the Fed pada akhir pekan ini (7/3).
Baca Laporan

IHSG berpotensi untuk melanjutkan pelemahan terbatas di awal pekan

26 Feb 2024
Indeks-indeks Wall Street ditutup beragam di Jumat (23/2). DJIA dan S&P 500 mencatatkan level penutupan tertinggi baru di perdagangan tersebut. AS dijadwalkan rilis data New Home Sales Januari 2024 di Senin (26/2) yang diproyeksikan akan meningkat dari yang sebelumnya sebesar 8% MoM di Desember 2023. Dari dalam negeri penyaluran kredit tumbuh 11.5% YoY di Januari 2024. Realisasi ini menjadi indikasi peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia di awal 2024. Selanjutnya pasar mengantisipasi data inflasi di akhir pekan ini (1/3). IHSG berpotensi untuk melanjutkan pelemahan terbatas pada area 7250 - 7270 di awal pekan. Sementara untuk sepekan ini, IHSG diperkirakan fluktuatif di 7250-7350.
Baca Laporan

IHSG diperkirakan terkonsolidasi dalam rentang 7250-7380 pada pekan ini

19 Feb 2024
Indeks-indeks Wall Street mengakhiri rally penguatan mingguan pada 5 pekan sebelumnya. Realisasi kenaikan PPI sebesar 0.3% mom di Januari 2024 dibanding perkiraan di 0.1% mom mengindikasikan potensi peningkatan inflasi dari sisi produsen. Kondisi ini memperkecil peluang pemangkasan sukubunga acuan di Mei 2024. Pada bulan Januari 2024, terjadi kenaikan sebesar 3.70% YoY pada Indeks Penjualan Riil. Kenaikan ini mencerminkan peningkatan aktivitas penjualan di sektor eceran dan menunjukkan bahwa daya beli masyarakat pada awal tahun 2024 relatif kuat. Kondisi tersebut tidak serta merta mendorong lonjakan inflasi. Dengan demikian, keyakinan pasar bahwa BI akan memangkas sukubunga acuan di awal 2H-2023 masih cukup besar.
Baca Laporan

IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang 7175-7330

12 Feb 2024
Tiga indeks utama Wall Street membukukan penguatan mingguan kelima berturut-turut pada perdagangan Jumat (9/2). Tiongkok membukukan kenaikan deflasi ke 0.8% yoy di Januari 2024 dari 0.3% yoy di Desember 2023. Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa konsumsi domestik Tiongkok masih tertekan di Januari 2024. Akan tetapi, indikasi pemulihan terlihat dari kenaikan New Yuan Loans ke CNY4.92 triliun di Januari 2024 dari CNY1.17 triliun di Desember 2023. AS dijadwalkan rilis data inflasi dan penjualan ritel. Inggris dijadwalkan rilis data pengangguran dan Inflasi. Data indeks sentimen ekonomi di Eropa dijadwalkan rilis tengah pekan ini. Euro Area dan Jepang akan merilis data pertumbuhan ekonomi Q4-2023 di pekan ini. IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam rentang 7175-7330 merespon data-data ekonomi yang rilis pada pekan ini. Pasar mungkin merespon hasil quick count Pilpres di 14 Februari 2024.
Baca Laporan

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan kembali ke atas 5% yoy di Q4-2023

05 Feb 2024
DJIA dan S&P 500 membukukan rekor penutupan tertinggi di Jumat (2/2). Penguatan tersebut ditopang oleh realisasi kinerja sejumlah perusahaan teknologi besar di AS di Q4-2023 yang berada diatas ekspektasi. AS mencatat tambahan penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 353 ribu di Januari 2024 jauh di atas ekspektasi di 185 ribu. U.S. ISM Manufacturing PMI naik ke 49.1 di Januari 2024 dari 47.1 di Desember 2023. Kondisi ini memperkecil peluang pemangkasan the Fed Rate di Maret 2024. BPS dijadwalkan merilis data pertumbuhan ekonomi Q4-2023 di Senin (5/2). Pertumbuhan ekonomi diperkirakan kembali ke atas 5% yoy di Q4-2023, sehingga pertumbuhan ekonomi FY2023 diyakini berada di atas 5%. Hari perdagangan di Indonesia yang lebih singkat di pekan ini. IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7175-7330 di pekan ini.
Baca Laporan

IHSG bentuk three black crows indikasi besarnya tekanan jual

29 Jan 2024
>Mayoritas indeks Wall Street terkoreksi di Jumat (26/1) namun masih mencatatkan penguatan mingguan pada pekan lalu. >Indeks-indeks di Eropa justru menguat signifikan di Jumat (26/1). >Pasar mulai menimbang peluang ECB memangkas sukubunga acuan di April atau Juni 2024. >Pasar berharap petunjuk terbaru dari the Fed mengenai peluang pemangkasan sukubunga acuan di Maret atau Mei 2024. >IHSG membentuk three black crows pada akhir pekan lalu (26/1). >Pola ini perlu diwaspadai karena mengindikasikan potensi bearish continuation. >Pekan ini IHSG diperkirakan masih akan cenderung fluktuatif dalam rentang yang lebih lebar di 7050-7200.
Baca Laporan