Research

PHINTAS Weekly Report 19 October 2020

Indeks-indeks Wall Street ditutup beragam pada perdagangan akhir pekan kemarin (16/9), seiring dengan masih berlanjutnya pembahasan terkait paket stimulus fiskal lanjutan oleh pemerintah AS. Sebagai informasi, House Speaker, Nancy Pelosi dan Treasury Secretary, Steven Mnuchin dijadwalkan kembali melakukan pertemuan pada Senin (19/10).

Sentimen serupa juga turut mempengaruhi pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu, termasuk pada akhir pekan kemarin (16/10). Selain stimulus fiskal dan pertumbuhan kasus positif COVID-19 di Indonesia, pelaku pasar domestik juga mencermati beberapa isu korporasi seperti pembentukan holding PT Indonesia Battery dan konsolidasi Bank BUMN Syariah. Masih dari dalam negeri, pelaku pasar juga mengantisipasi rilis laporan kinerja keuangan Q3-2020 emiten di BEI.

Pagi ini, Nikkei (+1.02%), ASX 200 (+0.98%) dan KOSPI (+0.48%) bergerak menguat, merespon data ekspor dan impor Jepang serta antisipasi data pertumbuhan ekonomi Q3-2020 Tiongkok. Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang support-ressistance 5000-5150 dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini (19/10). Terkait dengan proyeksi tersebut, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham Consumer Goods (UNVR, ICBP, HMSP dan INDF), serta beberapa saham lain seperti SMGR, UNTR dan JSMR.

 

Top