Research

PHINTAS Weekly Report 18 Februari 2019

Negosiasi dagang antara AS dan Tiongkok dijadwalkan berlanjut pada pekan ini. Hal ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Presiden Tiongkok, Xi Jinping dengan delegasi AS, termasuk Treasury Secretary, Steven Mnuchin dan U.S. Trade Representative, Robert Lighthizer di Beijing pada pekan lalu. Di sisi lain, Presiden AS, Donald Trump mempertimbangkan untuk memperpanjang periode trade truce selama 60 hari. Kabar positif dari isu trade wars tersebut mendorong penguatan signifikan pada mayoritas bursa global di akhir pekan lalu (15/2). Sentimen lainnya adalah rebound harga minyak dunia merespon realisasi pemangkasan volume produksi OPEC dan rencana pemangkasan volume produksi minyak hingga lebih dari 500,000 barel per hari oleh Arab Saudi di Maret 2019.

 

Sentimen positif tersebut berlanjut di awal pekan ini. Nikkei menguat 1.42%, diikuti oleh KOSPI (+0.65%) dan ASX 200 (+0.48%) di pagi hari ini (18/2). Mendapat arahan positif dari bursa-bursa regional, IHSG berpeluang membukukan technical rebound pada pekan ini. Peluang aksi bargain hunting pada saham-saham bluechip (lihat table. 1) akan menjadi mover utama technical rebound tersebut. Sentimen positif dalam negeri yang dapat menjadi katalis rebound IHSG adalah RDG Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan 7-day RR Rate di level 6.00% (21/2). Investor juga menantikan data pertumbuhan kredit Sektor Perbankan Indonesia untuk bulan Januari 2019 (18/2).

Top