Research

PHINTAS Weekly Report 21 December 2020

 

Sepanjang pekan lalu, indeks-indeks di Wall Street cenderung bergerak menguat. Sikap the Fed yang masih diperkirakan akan dovish dalam jangka waktu panjang menjadi sentimen positif bagi indeks-indeks di Wall Street pada pekan lalu. Selain sikap dovish the Fed, pelaku pasar juga merespon positif rilis data Purchasing Manager Index (PMI) mayoritas negara di Eropa dan AS yang masih menunjukan ekspansi.
Mendapatkan arahan positif dari indeks-indeks di Wall Street, IHSG juga bergerak menguat pada pekan lalu. Penguatan harga komoditas menjadi salah satu katalis positif bagi IHSG pada pekan lalu. Pelaku pasar juga turut mencermati upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan investasi untuk produksi baterai listrik di Indonesia
Akan tetapi, IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat terbatas pada pekan ini. Katalis positif salah satunya berasal dari kabar bahwa Kongres AS mencapai kesepakatan terkait Coronavirus Relieve Package senilai US$900 miliar pada Minggu (20/12). Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati upaya Pemerintah Indonesia untuk mengendalikan potensi penularan COVID-19 selama periode libur panjang akhir tahun 2020. Dari pasar komoditas, tren positif harga komoditas masih diperkirakan berlanjut. Oleh sebab itu, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham tambang seperti MDKA, TINS, dan ANTM yang berpotensi melanjutkan tren penguatannya.

Sepanjang pekan lalu, indeks-indeks di Wall Street cenderung bergerak menguat. Sikap the Fed yang masih diperkirakan akan dovish dalam jangka waktu panjang menjadi sentimen positif bagi indeks-indeks di Wall Street pada pekan lalu. Selain sikap dovish the Fed, pelaku pasar juga merespon positif rilis data Purchasing Manager Index (PMI) mayoritas negara di Eropa dan AS yang masih menunjukan ekspansi.

Mendapatkan arahan positif dari indeks-indeks di Wall Street, IHSG juga bergerak menguat pada pekan lalu. Penguatan harga komoditas menjadi salah satu katalis positif bagi IHSG pada pekan lalu. Pelaku pasar juga turut mencermati upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan investasi untuk produksi baterai listrik di Indonesia

Akan tetapi, IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat terbatas pada pekan ini. Katalis positif salah satunya berasal dari kabar bahwa Kongres AS mencapai kesepakatan terkait Coronavirus Relieve Package senilai US$900 miliar pada Minggu (20/12). Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati upaya Pemerintah Indonesia untuk mengendalikan potensi penularan COVID-19 selama periode libur panjang akhir tahun 2020. Dari pasar komoditas, tren positif harga komoditas masih diperkirakan berlanjut. Oleh sebab itu, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham tambang seperti MDKA, TINS, dan ANTM yang berpotensi melanjutkan tren penguatannya.

 

Top