Research

PHINTAS Weekly Report 18 May 2020

Indeks-indeks di Wall Street cenderung melemah sepanjang pekan lalu, seiring dengan meningkatnya tensi politik antara AS dan Tiongkok terkait isu COVID-19 yang dikhawatirkan kembali memicu isu trade war antara kedua negara. Masih dari AS, pernyataan Gubenur the Fed, Jerome Powell mengenai outlook perekonomian global yang masih penuh ketidakpastian juga turut memicu pelemahan indeks-indeks di Wall Street pada pekan lalu (15/5).

Dibayangi oleh sentimen negatif eksternal, IHSG juga cenderung melemah sepanjang pekan lalu (15/5). Dari dalam negeri, pernyataan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani mengenai outlook perekonomian Indonesia yang berpotensi memasuki skenario terberat pada periode 2020 (kontraksi 0.4% yoy pada 2020) turut memberikan sentimen negatif bagi IHSG pada pekan lalu (15/5).

Mempertimbangkan sentimen global dan domestik tersebut, IHSG diperkirakan akan diperdagangkan dalam rentang support resistance 4400-4550, dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini (18/5). Rilis data penjualan kendaraan roda empat Indonesia periode April 2020 yang turun sebesar 90.6% yoy menjadi sentimen negatif bagi IHSG. Seiring dengan pelemahan tersebut, investor juga akan bersikap wait and see terhadap rilis data Business Confidence Indonesia periode Q1-2020. Merebaknya wabah COVID-19 diperkirakan akan memicu turunnya tingkat Business Confidence Indonesia.

 

Top