Research

PHINTAS Daily Report 20 September 2018

Merespon berbagai sentimen global, diperkirakan IHSG masih berpotensi menguat terbatas pada perdagangan hari ini (20/9). Investor asing juga diperkirakan masih mencatatkan nett buy pada perdagagan hari ini (20/9), meskipun nilainya diperkirakan lebih rendah dibandingkan perdagangan Rabu (19/9) (Rp257.55 miliar). Kinerja IHSG akan ditopang oleh sektor pertambangan seiring dengan kenaikan harga minyak dunia ke kisaran US$70. Sejalan dengan hal ini, emiten sektor pertambangan seperti MEDC, PTBA, dan ADRO berpotensi menguat.

 

Sementara itu, sektor agrikultur diperkirakan menjadi laggards IHSG hari ini (20/9). Hal ini disebabkan oleh sentimen negatif dari masalah distribusi biodiesel yang menyebabkan perluasan program B20 belum maksimal. Selain itu, penghematan devisa yang diperkirakan mencapai US$2.3 miliar dari program B20 juga diperkirakan cukup sulit untuk dicapai. Hal ini akan turut mempengaruhi konsumsi CPO domestik, sehingga emiten sektor agrikultur seperti LSIP, AALI, dan SSMS diperkirakan akan terkoreksi hari ini (20/9).

Top