Research

PHINTAS Daily Report 16 Oktober 2018

IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan koreksi terbatas dengan kisaran 5605-5880 pada perdagangan hari ini (16/10) dibayangi oleh sentimen domestik terkait dengan perubahan asumsi kurs RAPBN 2019 dari Rp14,500 menjadi Rp15,000. Dengan adanya perubahan asumsi ini, pendapatan negara di tahun 2019 diperkirakan dapat meningkat menjadi Rp2,154.8 triliun dari sebelumnya Rp2,142.5 triliun; akan tetapi perubahan asumsi kurs ini juga mengindikasikan tekananan terhadap nilai tukar Rupiah yang masih cukup besar pada tahun 2019. Sejalan dengan hal ini, diperkirakan nilai tukar Rupiah cenderung melemah dan berada di kisaran Rp15,200. Dengan begitu, sektor keuangan diperkirakan akan menjadi laggards IHSG pada perdagangan hari ini (16/10).

 

Sementara itu, sektor pertambangan juga diperkirakan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini (16/10) tertekan oleh menurunnya ekspor migas dan harga komoditas batu bara ke kisaran US$108. Sejalan dengan hal ini, investor dapat menghindari saham emiten pertambangan seperti PTBA, ADRO, dan ITMG.

Top