Research

PHINTAS Weekly Report 14 December 2020

 

Indeks-indeks Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (24/11). Penguatan tersebut salah satunya didorong oleh kabar bahwa General Services Administration membuka sumber daya federal untuk transisi ke pemerintahan Presiden AS terpilih, Joe Biden (24/11). Disamping itu, kabar terkini dari penelitian vaksi COVID-19 turut menopang Wall Street. Astra Zeneca mengumumkan laporan interim yang menunjukan rata-rata effektivitas vaksin yang dikembangkannya mencapai 90%. Masih dari AS, pelaku pasar juga mencermati rilis data Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur AS (lihat table 1.) yang menunjukan peningkatan signifikan dan berada jauh diatas perkiraan.
Berlawanan dengan indeks-indeks di Wall Street (23/11), mayoritas di Eropa cenderung ditutup terkoreksi pada perdagangan Senin (24/11). Sikap wait and see pelaku pasar terhadap rilis data PDB Jerman periode Q3-2020 (lihat table 3.) memicu pergerakan tersebut. Masih dari Jerman, pelaku pasar juga mengantisipasi data Ifo Business Climate Jerman yang diperkirakan turun ke level 90.1 di November 2020, dari 92.7 di Oktober 2020.
Mendapatkan arahan positif dari indeks-indeks di Wall Street, NIKKEI (+2.11%), ASX200 (+1.11%) dan KOSPI (+0.25%) dibuka menguat pada pagi ini (24/11). Perkembangan kabar mengenai transisi pemerintahan di AS dan perkembangan penelitian vaksin COVID-19 manjadi salah satu fokus pelaku pasar regional pada hari ini. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data Nerca Perdagangan Hong Kong.

Indeks-indeks Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (24/11). Penguatan tersebut salah satunya didorong oleh kabar bahwa General Services Administration membuka sumber daya federal untuk transisi ke pemerintahan Presiden AS terpilih, Joe Biden (24/11). Disamping itu, kabar terkini dari penelitian vaksi COVID-19 turut menopang Wall Street. Astra Zeneca mengumumkan laporan interim yang menunjukan rata-rata effektivitas vaksin yang dikembangkannya mencapai 90%. Masih dari AS, pelaku pasar juga mencermati rilis data Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur AS (lihat table 1.) yang menunjukan peningkatan signifikan dan berada jauh diatas perkiraan.Berlawanan dengan indeks-indeks di Wall Street (23/11), mayoritas di Eropa cenderung ditutup terkoreksi pada perdagangan Senin (24/11). Sikap wait and see pelaku pasar terhadap rilis data PDB Jerman periode Q3-2020 (lihat table 3.) memicu pergerakan tersebut. Masih dari Jerman, pelaku pasar juga mengantisipasi data Ifo Business Climate Jerman yang diperkirakan turun ke level 90.1 di November 2020, dari 92.7 di Oktober 2020.Mendapatkan arahan positif dari indeks-indeks di Wall Street, NIKKEI (+2.11%), ASX200 (+1.11%) dan KOSPI (+0.25%) dibuka menguat pada pagi ini (24/11). Perkembangan kabar mengenai transisi pemerintahan di AS dan perkembangan penelitian vaksin COVID-19 manjadi salah satu fokus pelaku pasar regional pada hari ini. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data Nerca Perdagangan Hong Kong.

 

Top