Research

PHINTAS Weekly Report 7 December 2020

Sepanjang pekan lalu (4/12) indeks-indeks di Wall Street bergerak sideways dengan kecenderungan menguat. Pergerakan tersebut seiring dengan sikap wait and see pelaku pasar terhadap perkembangan pembahasan stimulus fiskal oleh Pemerintah AS. Masih terkait stimulus ekonomi, data ketenaga kerjaan terbaru AS memicu ekspektasi pelaku pasar terhadap akselerasi pembahasan paket stimulus fiskal tersebut. Data terbaru menunjukan adanya penurunan non farm payroll di AS dari 610,000 di Oktober 2020 menjadi 245,000 di November 2020.

Searah dengan Wall Street, IHSG juga cenderung menguat pada pekan lalu. Optimisme terhadap proses vaksinasi di Indonesia menjadi sentimen positif bagi IHSG pada pekan lalu (7/12). Selain vaksin, pelaku pasar juga merespon positif rilis data PMI Manufaktur Indonesia yang menunjukan ekspansi.

Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak menguat dan menguji ressistance level pada kisaran 5900 pada perdagangan pekan ini. Salah satu sentimen positif dalam negeri adalah kabar bahwa Pemerintah Indonesia telah mendatangkan 1.2 juta dosis vaksin COVID-19 produksi Sinovac ke Indonesia. Hal ini dapat meredam kekhawatiran pelaku pasar terkait kecenderungan peningkatan jumlah kasus baru COVID-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir. Terkait sentimen diatas, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham seperti ADRO, PTBA, GIAA dan WSKT.

 

Top