Research

PHINTAS Weekly Report 22 Juni 2020

Sepanjang pekan lalu (19/6) indeks-indeks di Wall Street cenderung bergerak sideways dan ditutup melemah pada akhir pekan (19/6). Pergerakan Wall Street yang cenderung sideways dipicu oleh sikap wait and see investor terhadap perkembangan wabah COVID-19 di AS. Pelonggaran kebijakan lockdown di sejumlah negara bagian seperti Texas dan California memicu kekhawatiran Investor terhadap potensi gelombang kedua wabah COVID-19.

Tanpa arahan yang solid, IHSG juga cenderung bergerak sideways sepanjang pekan lalu(19/6). Dari dalam negeri pergerakan IHSG yang cenderung sideways dipicu oleh antisipasi Investor terhadap Rapat Dewan Gubenur Bank Indonesia (RDG BI) periode Juni. Sebagai informasi, dalam RDG tersebut BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25bps menjadi 4.25% (18/9).

Mempertimbangkan sentimen diatas, IHSG diperkirakan kembali bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada awal pekan (22/6). Seiring dengan pergerakan IHSG yang cenderung sideways investor akan menantikan sejumlah data yang rilis pada pekan ini diantaranya loan prime rate Tiongkok serta Purchasing Manager Index (PMI) beberapa negara seperti Prancis dan Jerman. Diperkirakan PMI negara tersebut akan meningkat seiring dengan pembukaan perekonomian secara bertahap di negara-negara tersebut. Dari dalam negeri, investor juga akan menantikan rilis data penjualan kendaraan roda 2 (dua) dan perumbuhan kredit periode Mei 2020.

 

Top