Research

PHINTAS Weekly Report 23 September 2019

Indeks regional dibuka mixed pada awal perdagangan Senin (23/9), diantaranya ASX200 (+0.52%) dan KOSPI (-0.23%). Investor regional masih mencermati perkembangan hubungan dagang antara AS dan Tiongkok. Terkait hal tersebut, AS dan Tiongkok akan melakukan pertemuan dagang di awal Oktober 2019.

 

Sepanjang pekan lalu pergerakan IHSG cenderung melemah pada level 6200. Nampaknya, Investor di Indonesia masih menilai sejauh mana dampak dari pelonggaran kebijakan moneter oleh the Fed dan Bank Indonesia (BI) terhadap ekonomi Indonesia. Sebagai informasi, the Fed dan BI telah memangkas suku bunga sebesar 25bps pada September 2019, sebagai upaya untuk memicu akselerasi pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, perang dagang antara AS dan Tiongkok masih menjadi main concern investor regional terhadap sentimen penghambat laju pertumbuhan ekonomi global. Bagi Indonesia, hubungan dagang AS dan Tiongkok dikhawatirkan dapat menekan pertumbuhan ekonomi, mengingat ekspor Indonesia yang masih di dominasi oleh komoditas, sehingga berpeluang memperlebar defisit neraca transaksi berjalan Indonesia.

 

Terkait sentimen di atas, IHSG diperkirakan technical rebound pada perdagangan hari ini (23/9) dengan rentang perdagangan 6200-6300. Perhatikan saham-saham defensive seperti ICBP dan UNVR. Perekonomian global yang tidak menentu diperkirakan dapat memicu investor untuk mencari saham-saham defensive.

Top