Research

PHINTAS Weekly Report 9 September 2019

Indeks regional mayoritas dibuka melemah terbatas pada awal perdagangan Senin (9/9), diantaranya Nikkei (-0.12%) dan ASX200 (-0.03%). Pelemahan bursa regional dipicu oleh penurunan nilai ekspor Tiongkok pada Agustus 2019. Sebagai informasi, investor memperkirakan ekspor Tiongkok pada 2019 akan tumbuh sebesar 2.0% yoy, namun data yang dirilis hari ini (9/9) menunjukan penurunan ekspor sebesar 1.0% yoy pada Agustus 2019.  Pelemahan data ekspor dapat menjadi indikasi PBOC akan memperlonggar kebijakan moneter. Sebelumnya, pada Jumat (6/9) PBOC memangkas Reserve Ratio sebesar 50 bps.

 

Sepanjang pekan lalu pergerakan IHSG cenderung sideways pada level 6300. Pemangkasan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) pada Agustus 2019 (22/8) tidak langsung memicu penguatan saham-saham di sektor properti dan perbankan. Meski demikian, optimisme global akan outlook ekonomi memicu menguatnya sektor tambang khususnya batubara. Harga batubara menguat (+5.69%) sepanjang pekan kemarin (6/9). Sebagai informasi, menguatnya perekonomian global dapat meningkatkan konsumsi batubara dikarenakan masih banyak negara yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik.

 

Terkait dengan sentimen di atas, IHSG prediksi menguat terbatas dengan rentang perdagangan di level 6250-6400. Waspadai sektor tambang yang memproduksi batubara seperti ADRO dan PTBA karena terdapat potensi profit taking.

Top