Research

PHINTAS Daily Report 24 Mei 2019

Akhir pekan ini (24/5), IHSG rawan mengalami profit taking pasca menguat lebih dari 1.5% pada perdagangan Kamis (23/5). Sementara, akumulasi penguatan IHSG sepanjang pekan ini mencapai 3.53%. Proyeksi ini didasari oleh sentimen negatif eksternal, terutama concern terhadap eskalasi trade wars AS-Tiongkok. Selain isu trade wars, perkembangan kondisi sosial dan politik dalam negeri juga menurunkan tingkat confidence Investor, terindikasi dari akumulasi net sell Investor Asing yang masih mencapai Rp1.1 triliun sepanjang pekan ini.

 

Meski demikian, beberapa saham bank, terutama bank-bank big cap yang berencana membagikan dividen (BBRI dan BMRI) masih berpeluang diakumulasi Investor. Saham-saham defensif, seperti ICBP, INDF, UNVR, TLKM dan JSMR juga berpeluang diakumulasi, ditopang ekspektasi peningkatan kinerja selama periode libur panjang memperingati Hari Raya Idul Fitri. Dengan mempertimbangan hal-hal tersebut, IHSG diperkirakan cenderung terkoreksi dengan kisaran support dalam rentang 5980-6000.

Top