Research

PHINTAS Weekly Report 29 April 2019

Trend positif indeks-indeks Wall Street berlanjut pada perdagangan Jumat (26/4), sejalan dengan data ekonomi AS yang melampaui perkiraan. Salah satunya adalah data pertumbuhan GDP AS sebesar 3.2% qoq di Q1-2019, jauh melampaui proyeksi analis yang sebesar 2.3% qoq untuk periode yang sama. Selain itu, kinerja keuangan Q1-2019 Amazon dan Ford Motor yang lebih baik dari perkiraan juga turut menopang indeks-indeks Wall Street (26/4). Kinerja keuangan Q1-2019 juga menjadi sentimen dominan yang mempengaruhi pergerakan bursa-bursa di Eropa sepanjang pekan kemarin. Mayoritas bursa di Eropa ditutup menguat pada perdagangan Jumat (26/4).

 

Tanpa arahan Nikkei (libur), ASX 200 (-0.24%) terkoreksi, sementara KOSPI (0.26%) dibuka menguat pagi ini (29/4). Mendapat sentimen beragam dari bursa regional, IHSG juga diperkirakan cenderung fluktuatif di awal pekan ini. Salah satu sentimen negatif bagi IHSG adalah potensi pelemahan nilai tukar Rupiah, menyusul perbaikan sejumlah data ekonomi makro di AS. Di sisi lain, Bank Indonesia telah mengumumkan sejumlah kebijakan guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dalam RDG BI pekan lalu (25/4). Oleh sebab itu, meskipun ada potensi fluktuasi nilai tukar Rupiah, saham-saham perbankan, properti dan konstruksi masih menarik untuk dicermati pada pekan ini. Di sisi lain, waspadai saham-saham di sektor pertambangan dan agrikultur yang dibyangi koreksi harga komoditas di pekan lalu.

Top