Research

PHINTAS Weekly Report 1 April 2019

Merespon perkembangan negosiasi dagang di Beijing, indeks-indeks Wall Street kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan akhir pekan lalu (29/3). Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin yang menjadi salah satu delegasi AS mengatakan bahwa negosiasi dagang di Beijing ada kemajuan, dimana Tiongkok mengajukan proposal mengenai transfer teknologi secara paksa yang menjadi salah satu perhatian Presiden AS, Donald Trump. Hal tersebut direspon positif oleh pelaku pasar karena ada harapan untuk mencapai kesepakatan dagang, terlebih dikabarkan ada rencana negosiasi lanjutan di Washington pekan ini. Selain itu, kekhawatiran pelaku pasar terhadap resesi ekonomi AS mereda setelah inverted yield curve tidak lagi terjadi pada akhir pekan lalu (29/3), dimana yield obligasi tenor 10 tahun sebesar 2.4068% lebih tinggi dari obligasi tenor 3 bulan sebesar 2.3962% (29/3).

 

Dari domestik, pelaku pasar menantikan rilis data inflasi bulan Maret yang diproyeksikan stabil sebesar 2.50% YoY, dari bulan sebelumnya 2.57% YoY (1/4). Hal tersebut dapat mencerminkan daya beli masyarakat yang masih baik dan direspon positif oleh pelaku pasar. Stabilitas inflasi juga memperbesar ruang BI untuk mempertahankan suku bunga di level 6% atau memangkas suku bunga acuan. Ekspektasi terhadap hal tersebut memberikan sentimen positif terhadap IHSG. Oleh sebab itu, IHSG diperkirakan menguat pada awal pekan ini (1/4) dengan menguji level psikologis 6500.

 

Top