Research

PHINTAS Weekly Report 28 Januari 2019

Indeks-indeks Wall Street menguat di akhir pekan lalu (25/1), merespon tercapainya kesepakatan sementara yang memungkinkan beroperasinya Pemerintah AS hingga 15 Februari 2019. Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri salah satu partial government shutdown terlama dalam sejarah AS. Sentimen positif lainnya adalah kabar bahwa the Fed tengah mempertimbangkan akhir dari skema pengurangan neraca. Kabar ini memperkuat keyakinan investor terhadap pendekatan dovish oleh the Fed di tahun 2019. Masih dari AS, Treasury Secretary, Steven Mnuchin menyatakan bahwa AS dan Tiongkok membuat banyak kemajuan dalam negosiasi dagang yang tengah berlangsung.

 

Sentimen-sentimen diatas, terutama terkait negosiasi dagang antara AS dengan Tiongkok memicu penguatan ASX 200 (0.68%) dan KOSPI (0.19%) di awal pekan ini (28/1). Di sisi lain, Nikkei (-0.28%) terkoreksi (28/1), seiring dengan penguatan nilai tukar Yen ke level 109.53 (28/1) dari level terendahnya di 109.8 pada pekan lalu.

 

Mendapat arahan beragam dari bursa regional, IHSG berpotensi mengalami technical correction di awal pekan ini (28/1). Sebab, Stochastic membentuk pola reversal pada overbought area yang diikuti kecenderungan penurunan volume transaksi. Selanjutnya, IHSG akan dipengaruhi oleh berbagai data ekonomi penting global, regioal dan domestik sepanjang pekan ini (lihat halaman 4).

Top