Research

PHINTAS Weekly Report 5 November 2018

Meskipun data sektor ketenagakerjaan AS menunjukkan perkembangan yang solid dengan perubahan tenaga kerja non-pertanian bulan Oktober 2018 meningkat melampaui ekspektasi konsensus (250K vs 193K MoM), Wall Street ditutup melemah mengakhiri perdagangan pekan lalu (2/11) seiring dengan investor mengantisipasi sinyal hawkish The Fed pada rapat pekan ini (9/11) terkait dengan rencana kebijakan moneter kedepan. Sementara itu, pada rapat The Fed November 2018 ini, diperkirakan The Fed akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada level 2.25%. Selain itu, isu perang dagang AS dan Tiongkok juga memicu uncertainty risk pada pasar keuangan menjelang pertemuan G20 pada bulan Desember 2018 mendatang (3/12).

 

Dibayangi oleh sentimen tersebut, bursa regional dan domestik diperkirakan bergerak fluktuatif cenderung tertekan pada pekan ini. Selain itu, investor juga wait and see mengantisipasi rilis data inflasi Tiongkok Oktober 2018 (9/11) yang akan menjadi salah satu indikator fundamental ekonomi Tiongkok. Selain itu dari domestik, rilis data cadangan devisa Indonesia (7/11) dan defisit transaksi berjalan terhadap PDB (9/11) akan membayangi pergerakkan Rupiah selama pekan ini. Sejalan dengan hal ini, diperkirakan IHSG bergerak fluktuatif dibayangi oleh pergerakkan Rupiah pekan ini.

Top