Research

PHINTAS Daily Report 7 November 2018

Perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik pada 3Q-2018 masih akan membayangi pergerakkan IHSG pada hari ini (7/11). Tidak hanya terefleksikan pada pertumbuhan PDB 3Q-2018 yang lebih lambat dibanding 2Q-2018 (5.17% vs 5.27% YoY), perlambatan juga turut direfleksikan oleh menurunnya Nikkei PMI Indonesia Oktober 2018 (50.5 vs 50.7 Mom) dan penjualan ritel September 2018 (4.8% vs 6.1% YoY) dari pencapaian bulan sebelumnya. Meskipun begitu, hasil ini masih dalam batas yang cukup wajar dikarenakan berakhirnya momen Hari Raya Idul Fitri pada 2Q-2018. Selain itu, aktivitas sektor manufaktur Indonesia masih cukup ekspansif dan berhasil menduduki peringkat terbaik ketiga di ASEAN.

 

Sejalan dengan sentimen di atas, diperkirakan sektor menufaktur dapat kembali menguat pada hari ini (7/11) setelah melemah cukup signifikan dibayangi oleh potensi melambatnya konsumsi masyarakat kedepan. Sejalan dengan hal ini, investor dapat mencermati emiten yang consumer related seperti UNVR, CPIN, JPFA, MYOR, dan ASII pada hari ini (7/11).

Top