Research

PHINTAS Daily Report 9 Oktober 2018

Berlanjutnya depresiasi nilai tukar Rupiah dapat menekan IHSG dan khususnya sektor keuangan hari ini (9/10). Akan tetapi, diperkirakan potensi koreksi dari sektor keuangan hanya terbatas seiring dengan katalis positif dari berlakunya aturan baru Giro Wajib Minimum (GWM) untuk valas pada bulan Oktober 2018 ini. Dengan adanya aturan baru tersebut, likuiditas perbankan diperkirakan akan membaik dan dapat menjaga pasokan valuta asing pada pasar keuangan domestik. Selain itu, katalis positif lainnya datang dari rencana penandatanganan kesepakatan investasi senilai Rp300 triliun  pada pertemuan IMF-World Bank. Investasi tersebut meliputi investasi pada proyek infrastuktur senilai US$7 miliar atau setara Rp105 triliun. Sejalan dengan hal ini, investor dapat mencermati emiten sektor infrastruktur dan konstruksi seperti TLKM, TBIG, WIKA, WSKT, dan ADHI pada hari ini (9/10).

 

Sementara itu, sektor pertambangan diperkirakan cenderung tertekan seiring dengan penurunan harga minyak dan batu bara dunia. Hal ini dipicu oleh potensi berlanjutnya pasokan minyak Iran meskipun diberlakukan sanksi oleh AS.

Top