Research

PHINTAS Weekly Report 1 Oktober 2018

Sentimen perang dagang masih membayangi Wall Street pada akhir pekan lalu (28/9). Hal ini dipicu oleh kesepakatan dagang AS dan Kanada yang belum tercapai. Meskipun begitu, AS berencana untuk tetap mengganti kesepakatan North American Free Trade Agreement (NAFTA) dengan kesepakatan baru yang telah dibentuk dengan Meksiko. Sementara itu, rilis laporan keuangan emiten 3Q-2018 diperkirakan dapat menjadi katalis positif menopang kinerja Wall Street menjelang akhir tahun.

 

Ditengah tekanan sentimen global, bursa regional dan domestik pada pekan ini akan dipengaruhi oleh rilis berbagai data ekonomi. Melemahnya China Manufacturing PMI (50.8 vs 51.3 MoM) September 2018 mengindikasikan perlambatan aktivitas perekonomian Tiongkok ditengah isu perang dagang dengan AS. Hal ini dapat kembali memicu sell off investor pada pekan ini. IHSG sendiri akan dibayangi oleh perlambatan inflasi inti September 2018 (2.85% vs 2.90% YoY) yang mengindikasikan terjadinya satgnansi pertumbuhan daya beli masyarakat pada 3Q-2018. Selain itu pada Jumat (5/10), rilis data cadangan devisa September 2018 juga akan mempengaruhi pergerakkan IHSG dan Rupiah di akhir pekan. Dengan berbagai sentimen di atas, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan kisaran 5900-6040.

Top