Research

PHINTAS Weekly Report 6 Agustus 2018

Rilis data tenaga kerja memeberikan sentimen mixed bagi Wall Street. Meskipun tingkat pengangguran Juli 2018 menurun sesuai dengan ekspektasi (3.9% vs 4.0% MoM), penambahan tenaga kerja non-pertanian (non-farm payroll) Juli 2018 tercatat dibawah ekspektasi konsensus (157K vs 193K MoM). Hal ini mengindikasikan pasar tenaga kerja yang semakin mengetat dan berlawanan dengan ekspektasi The Fed yang memperkirakan data ketenagakerjaan masih bertumbuh solid. Hal tersebut juga menekan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang internasional. Selain itu, sentimen perang dagang kembali mendominasi seiring dengan rencana China untuk menerapkan tarif impor berkisar antara 5%-25% bagi produk impor dari AS, yang mayoritas produk komoditas perkebunan, senilai US$60 miliar.

 

Kembali meningkatnya tensi perang dagang berpotensi membayangi kinerja bursa regional dan domestik selama pekan ini. Selain itu, tarif impor bagi produk pertanian AS berpotensi menekan kinerja sektor agrikultur domestik pada pekan ini. Disamping tekanan global, investor domestik akan mencermati pertumbuhan PDB Indonesia pada Q2-2018 (6/8) yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya (4.08% vs –0.42% QoQ). Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG selama pekan ini diperkirakan bergerak konsolidatif.

Top