Research

PHINTAS Weekly Report 16 Juli 2018

Mengawali perdagangan pada pekan ini (16/7), US 10-Year Treasury Yield mencatatkan penurunan dan bertahan di level 2.83%., meskipun Wall Street ditutup menguat pada Jumat (13/7) didukung oleh rilis kinerja keuangan emiten yang melebihi ekspektasi konsensus. Hal ini mengindikasikan investor cenderung wait and see menanti rilis data perekonomian Tiongkok pada hari ini (16/7) seperti pertumbuhan PDB kuartal II-2018 dan produksi industri Tiongkok, pasca rilis data neraca perdagangan Tiongkok Juni 2018 (13/7) yang mencatat surplus melebihi ekspektasi konsensus (41.61B vs 27.61B MoM). Kenaikan surplus ini menjadi sentimen negatif terhadap potensi meningkatnya tensi perang dagang antara AS dan Tiongkok. Sejalan dengan hal tersebut, nilai tukar dolar AS tercatat menguat terhadap sejumlah mata uang internasional.

 

Pergerakkan bursa domestik hari ini (16/7) akan lebih dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri. Investor akan mencermati rilis data neraca perdagangan Indonesia Juni 2018 (16/7) yang diperkirakan akan surplus (US$0.65B vs US$-1.52B MoM) seiring degngan pertumbuhan ekspor Juni 2018 juga diperkirakan meningkat (17.53% vs 12.47% YoY) seiring meningkatnya kegiatan manufaktur domestik. Secara keseluruhan, IHSG berpotensi menguat pada pekan ini, didukung fundamental ekonomi yang solid.

Top